Kamis, 29 Desember 2011

Bantuan mobil operasional kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah

Anggota DPR RI dari PAN, Dra. Mardiana Indraswati belum lama ini memberikan bantuan mobil operasional kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magetan. Bantuan ini diserahkan oleh Amien Rais kepada H. Nur Salim, Ketua PDM Kabupaten Magetan. Dalam acara yang dikemas dalam Silaturahim ini dihadiri oleh Amien Rais, Hanafi Rais putra Amien Rais, pengurus DPD PAN se dapil Jatim VII (Magetan, Ponorogo, Ngawi, Pacitan dan Trenggalek) dan perwakilan pengurus Muhammadiyah serta Aisyi’yah.

Hanafi Rais yang berkesempatan memberikan sambutan mengatakan,’ dari 46 anggota fraksi PAN di DPR RI ada beberapa yang memiliki karakteristik unik, termasuk mbak indras ini. Beliau senantiasa tak lupa untuk berbagi.’

"Program Bantuan ini sudah lama menjadi niatan saya. Alhamdullilah, bisa terwujud. Semoga semakin membantu Muhammadiyah dalam menjalankan syiarnya ," ujar Dra. Mardiana Indraswati.

Indras menambahkan, tidak hanya bantuan mobil saja, PAN melalui wakil rakyatnya baik dari Dewan Kabupaten, Propinsi serta pusat senantiasa bersinergi memberikan bantuan sejumlah program ke Muhammadiyah. ‘Kita tidak akan pernah lupa bahwa PAN terlahir dari rahim Muhammadiyah’ tegas Mardiana Indraswati.
Pada kesempatan yang sama, Dra Mardiana Indraswati juga menyerahkan 1 unit bantuan mobil yang sama kepada PDM Pacitan dan 1 mobil box ke Panti Asuhan Ponorogo

Senin, 12 Desember 2011

Silatnas dan Rakernas PAN 2011

Acara Silatnas Kader Eksekutif dan legislatif PAN serta acara Rakernas yang dilaksanakan pada tanggal 9-11 desember 2011 berlangsung semarak. Hadir ribuan kader PAN dari seluruh Indonesia memenuhi PRJ Kemayoran. Tampak pula pengurus-pungurus PBR yang mengenakan jaket hijau sangat kontras dengan kader-kader PAN yang memakai atribut kebesarannya berwarna biru. Pada Rakernas PAN kali ini juga sebagai pegukuhan meleburnya PBR ke gerbong PAN.

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (10/12). Presiden tiba di Hall D PRJ tepat pukul 19.30 WIB. Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.Pada acara ini tampak hadir, Acara pembukaan Rakernas ini dihadir pula Ibu Ani Yudhoyono, Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais, Sekjen PD, Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketum PPP Suryadharma Ali, Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Ketua DPD RI Irman Gusman.

Pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) Partai Amanat Nasional (PAN) dibuka Presiden SBY. Dalam pidatonya, SBY memuji-muji PAN sebagai partai reformis. Termasuk Amien Rais yang disebut SBY sebagai tokoh besar reformasi. SBY dalam pidatonya juga mengatakan bahwa PAN adalah anak kandung reformasi.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrohim rapat kerja nasional PAN 2011 dengan resmi saya nyatakan dibuka," ujar Presiden SBY di Hall D PRJ Kemayoran, Jakarta, Sabtu (10/12/2011).

"Atas nama negara dan pemerintah saya ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi PAN kepada negara. Saya juga berterima kasih kepada PAN atas dukungannya kepada pemerintah dalam menjalankan pemerintahan. Sejarah mencatat PAN adalah anak kandung reformasi. Amien Rais adalah tokoh besar reformasi," jelas SBY.

Pernyataan Presiden SBY itu langsung disambut dengan sorak-sorai ribuan kader PAN yang memenuhi lokasi. "Untuk kader PAN yang mendukung pemerintahan, marilah tiga tahun ini untuk memusatkan pikiran kita untuk mengupayakan menjalankan program pembangunan untuk kesejahteraan rakyat," jelas SBY

Rakernas PAN ini akan berlangsung hingga Minggu (11/12/2011), dengan agenda program kerja pemenangan pemilu, sidang-sidang komisi, konsolidasi PAN, penutupan, dan sosialisasi hasil Rakernas. Pada acara malam harinya akan dilaksanakan PAN Award, yakni pemberian penghargaan kepada kader-kader PAN yang berprestasi di seluruh Indonesia.

Sebelumnya Silaturahim Kader Eksekutif dan Legislatif juga digelar di JCC. Ribuan kader PAN yang duduk menjadi bupati, gubernur, walikota bersama kader-kader PAN yang menjadi anggota dewan baik DPRD Kabupaten, DPR Provinsi maupun DPR RI berkumpul di arena PRJ untuk konsolidasi dan mendapatkan arahan dari DPP PAN.

Pada hari berikutnya Hatta Rajasa didampingi Menhut Zulkifli Hasan beserta ribuan kader PAN melaksanakan baksos melakukan aksi bersih-bersih kali dan penanaman pohon di Banjir Kanal Timur, di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kegiatan yang bertajuk "Aksi bersih BKT (banjir kanal timur) dan penanaman 5000 pohon," itu kader PAN membersihkan bantaran BKT sepanjang kurang lebih 1 Kilometer itu, lalu melakukan penanaman 5000 batang pohon.

Keterangan : foto 1 dan 2 diambil dari Media Indonesia - Ramdani dan foto ke 3 dari detikcom/ Sulistyanto Bayu

Senin, 21 November 2011

Langkah nyata menuju petani sejahtera

Kehidupan petani di Indonesia masih sangat memprihatinkan. Petani di Indonesia identik dengan kemiskinan. Padahal Indonesia merupakan negeri agraris dimana 80% masyarakatnya menggantungkan hidupnya pada usaha pertanian. Berbagai program telah digulirkan untuk membantu petani, tapi tata niaga padi dan pupuk masih tidak berpihak pada petani.

Melihat realita yang ada, Dra. Mardiana Indraswati membentuk Fushindo (Forum Usahawan Harapan Indonesia) menggandeng tokoh konsultan ahli Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah, Ir. Safi’i Latuconsina menggulirkan program protani. Tujuannya agar petani bisa lebih maju, mandiri dan tidak lagi terjerat harga pupuk kimia yang harganya kian hari kian mahal.

Syafii Latuconsina, salah satu pegiat pertanian ini mengatakan bahwa dengan pertanian organik, selain menghemat biaya pembelian pupuk, padi atau palawija yang dihasilkan sehat. “Hasil pertanian organik itu sehat dan aman dikonsumsi. Sebagai umat muslim, kita jangan hanya berkutat soal halalnya tapi juga sekaligus thoyib,” ungkapnya.

Dengan pola organik, lanjut Syafii, mampu memberikan penghematan biaya produksi 30% - 70% untuk pelbagai jenis tanaman pertanian. Sementara hasil yang diperoleh, bisa meningkat sampai 250% bahkan 400%. “Ini karena obat-obatan dan pestisida ditekan, dan sudah barang tentu akan menekan cost yang sangat besar,” ucapnya.

Sebagai tahap awal telah dilakukan kerjasama dengan para petani di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. Lahan 1,5H yang telah disiapkan itu nantinya akan menjadi percontohan bagi petani-petani lainnya. Dalam setiap pertemuan, petani juga diajarkan manajemen tanam yang baik dan diajarkan membuat pupuk organic sendiri. Menuju pertanian organik, adalah tujuan jangka panjang yang hendak dilakukan. “Ini tahapan pencerahan dulu. Menanamkan kesadaran untuk program ini bukan pekerjaan mudah. Tapi bila nanti sudah ada hasil nyata, mereka dengan senang hati akan mengikuti. Yang terpenting 8kita telah memulainya untuk berubah menuju petani sejahtera sekaligus hidup hemat dan sehat,” imbuh Syafii.

Pono, salah satu petani yang mengikuti program ini mengamini pernyataan Syafii. “Kita akan mulai bertani dengan pola organik, kalau dihitung memang biaya lebih hemat dan semoga hasilnya lebih hebat hingga petani bisa lebih baik dan tak lagi dipermainkan oleh para pengelola pupuk,” ucapnya.

Senin, 14 November 2011

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kecamatan Maospati

Masa reses kali ini dimanfaatkan anggota DPR RI, yang juga anggota MPR RI, untuk melakukan kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu juga dilakukan Dra. Mardiana Indraswati yang juga sebagai anggota Tim Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI. Pada tanggal 12 November 2011 berkesempatan mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Magetan tepatnya di Kecamatan Maospati. Dalam acara ini dihadiri juga H. Sutikno, BSc Ketua DPD PAN Magetan, Muspika Kecamatan Maospati serta lurah dan perangkat desa. Acara semakin istimewa dengan hadirnya Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Jatim yang sekaligus sekretaris DPW PAN Jatim, Drs. Kuswiyanto, MM.

"Setiap anggota MPR setiap masa reses wajib menyosialisasikan Empat Pilar Negara tersebut saat mereka melakukan kunker ke konstituen atau dapil mereka. Karena itu merupakan program rutin setiap kali masa reses," tegas Dra. Mardiana Indraswati.
Dra. Mardiana Indraswati menambahkan, bukan hanya anggota, unsur pimpinan MPR sendiri dalam masa reses ini juga terus melaksanakan program rutin ke daerah untuk membuat kegiatan training of trainer (TOT). Program sosialisasi Empat Pilar Negara yang sudah dilaksanakan MPR hampir tiga tahun ini, direspons dengan baik oleh masyarakat. Dra. Mardiana Indraswati mengatakan "Dewasa ini masyarakat merindukan hadirnya kembali lembaga khusus yang bertugas mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ini. Agar karakter dan nilai-nilai luhur bangsa serta budaya Indonesia terus dipertahankan”.


Diakui oleh Dedi, dengan mengikuti sosialisasi dirinya memperoleh ilmu baru terkait dengan empat pilar. Diakui selama ini dirinya hanya mendengar 4 Pilar dari berita saja. Dengan acara ini ia menjadi tahu akan pilar-pilar bangsa seutuhnya.
Menurut Dedi, sosialisasi ini sangat bermanfaat dan dirinya bangga sebab akan menjadi fasilitator dan sosialisator di Lingkungannya. Ia siap mensosialisasikan 4 Pilar kepada masyarakat Ia berharap ada program kelanjutan sehingga 4 Pilar akan semakin dikenal oleh masyarakat.

Senin, 17 Oktober 2011

Keluarga Amien Rais gelar syukuran sederhana

Ketua MPP PAN yang juga mantan Ketua MPR RI Amien Rais mengadakan acara tasyakuran pernikahan putra ke tiga Ahmad Mumtaz Rais dengan Futri Zulya Savitri anak dari Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, di Rumah Joglo Pandeansari Blok 2 No. 5, Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (15/10/2011). Tak tampak kemeriahan seperti layaknya pernikahan dua anak pejabat di sekitaran Pandeansari.

Acara syukuran yang digelar secara sederhana itu dilaksanakan setelah keduanya melangsungkan akad nikah di rumah dinas Menteri Kehutanan, Jl. Denpasar, Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/10) lalu. Sedangkan resepsinya digelar di Hall D Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (9/10) malam.

Meski kedua orang tua pengantin adalah tokoh nasional, acara tasyakuran digelar secara sangat sederhana dan hanya dihadiri beberapa kerabat dekat kedua keluarga serta tetangga di sekitar tempat Amin Rais menetap. Tampak juga pada kesempatan itu putra putri Amien Rais serta keluarga. Hiburannya pun hanya diisi organ tunggal dan koor ibu –ibu tetangga Amien Rais. Sesekali Bu Kus sapaan akrab Ibu Amien Rais merangkap menjadi MC memperkenalkan satu persatu ibu-ibu yang mengisi acara. Kesan sederhana jelas terasa sebab acara terbilang relatif singkat, setelah sambutan kedua belah pihak keluarga pengantin, sesi perkenalan masing-masing keluarga, kemudian dilanjutkan sesi foto bersama antar keluarga dekat masing-masing mempelai diakhiri doa bersama yang dipimpin langsung oleh Amien Rais.

Sambutan keluarga Amien Rais diwakili oleh putra sulungnya yakni Hanafi Rais. "Kami sengaja mengadakan acara ini secara sederhana sebagai wujud syukur atas pernikahan Muntaz dan Futri, bahkan hidangan pun tampaknya lebih banyak dari tamu yang hadir," kata Hanafi Rais dalam sambutannya. “Meski telah meraih gelar MB dari Australia National University, Futri kadang masih kolokan. Jadi kami mohon keluarga Pak Amien dan Bu Amien bersedia membimbing mereka berdua agar jadi keluarga sakinah,”. Zulkifli Hasan saat memberikan sambutannya.

Senin, 10 Oktober 2011

Disaat Keluarga Besar PAN turut berbahagia

Acara resepsi pernikahan Ahmad Muntaz Rais, putra ketiga Ketua MPP PAN dan mantan Ketua MPR Amien Rais dengan Futri Zulya Safitri, putri Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan yang bertempat di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, berlangsung sangat meriah. Ribuan tamu dari berbagai kalangan memenuhi Hall D.

Pejabat negara yang hadir diantaranya adalah Wapres Boediono, Ketua DPR Marzuki Alie, Gubernur BI Darmin Nasution, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa dan Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Tampak juga mantan Wapres Jusuf Kalla, mantan Panglima TNI Widodo AS, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, pengusaha Prayogo Pangestu, Chairul Tanjung dan Sofyan Wanandi dan banyak lagi yang hadir.

Selain para tamu dari pejabat, mantan pejabat, tokoh nasional, pengusaha dan kerabat, pesta ini juga dipenuhi oleh tamu dari keluarga besar PAN dari seluruh Indonesia, baik anggota Legilatif/Eksekutif maupun pengurus PAN. Beberapa dari mereka bahkan datang berombongan menggunakan bus.

Sejak dari pintu masuk gedung hingga ke atas pelaminan, para tamu yang dengan sabar mengantri untuk mendapatkan kesempatan memberi ucapan selamat, mengular hingga lebih dari seratus meter. Antrian panjang itu berlangsung hingga berjam-jam sejak pesta dimulai. Seperti yang kita ketahui, ini adalah hajat petinggi PAN, Amien Rais adalah mantan Ketua Umum sekaligus pendiri PAN dan saat ini menjabat sebagai Ketua MPP PAN, Zulkifli Hasan yang akrab dipanggil Bang Zul ayah mempelai putri adalah mantan Sekretaris Jenderal PAN dan saat ini duduk sebagai salah satu ketua DPP PAN.
Sehari sebelumnya, Sabtu (8/10) dilaksanakan prosesi ijab kabul yang berlangsung di rumah dinas Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Jalan Denpasar Raya, Jakarta. Akad nikah Mumtaz dan Futri terasa istimewa karena yang menjadi saksi adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hadir berserta Ny Ani Yudhoyono dan saksi dari pihak keluarga laki-laki adalah Ketua Umum DPP PAN yang juga Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

“Saya sangat berterima kasih atas kerawuhan Pak SBY. Kalau nanti dua mempelai sudah punya anak, buka album, pasti akan sangat bangga karena yang menjadi saksi pernikahannya adalah presiden RI,” kata Amien saat memberikan kata sambutan atas nama keluarga. Dia juga menyampaikan, pada 24 November mendatang, gantian keluarga besar SBY dan Hatta Rajasa yang akan berbesan. Edhie Baskoro Yudhoyono, putra bungsu SBY, bakal menikah dengan Siti Ruby Aliya, putri Hatta Rajasa. “Insya Allah, saya menjadi saksinya,” kata Amien Rais.

Selamat menempuh fase baru saudaraku, semoga cinta Allah selalu menyertai disetiap langkah keluarga Ahmad Mumtaz Rais dan Futri Zulya Safitri. Kami turut berbahagia..

foto 1 by ANTARA/HO/Cahyo-Setpress

Senin, 19 September 2011

Semarak HUT PAN Jawa Timur

Acara Silaturahim dan Perayaan Hari Ulang Tahun Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupaten Sidoarjo, Minggu (18/9/2011), berlangsung cukup semarak. Hampir 5000 kader partai dari berbagai daerah di jawa Timur ini, tumplek blek memenuhi ruang Convention Hall Sun City. Parkir bus yang dipusatkan di GOR Delta Sidoarjo penuh dengan bus-bus peserta dari daerah. Poster-poster Hatta Radjasa sebagai Presiden RI 2014 banyak yang ditempel di badan bus dan bertebaran saat acara silaturahim Partai Amanat Nasional (PAN) Wilayah Jawa Timur tersebut.

Acara silaturahim Ketua Umum PAN dihadapan kader PAN Jawa Timur itu dihadiri Menetri Kehutanan Zulkifli Hasan, Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan, Wakil Ketua DPP PAN Hafidz Tohir, Bendahara Umum DPP PAN Jon Erizal, Tujuh Anggota DPR RI dari dapil Jawa Timur hadir secara lengkap, tampak Viva Yoga Mauladi, Dra. Mardiana Indraswati, Sunartoyo, Achmad Rubaie, M. Najib, Eko Patrio dan Risky Sadiq. Hadir pengurus DPW Jawa Timur, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Timur. Turut hadir juga para pengurus dan anggota DPRD se-Jatim. Wakil Gubernur Saifullah Yusuf hadir di deretan tamu undangan. Dalam acara ini dihadiri pula pejabat Eksekutif yang merupakan kader PAN, Bupati Mojokerto Mustafa Kamal Pasa, Wakil Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Wakil Bupati Ngawi Oni Harsono. Masfuk, mantan Bupati Lamongan juga tampak dalam acara ini.

Sementara itu, dalam acara ini DPP PAN Hatta Rajasa mencanangkan secara resmi tiga pilar pemberdayaan partai, yang diusung DPW PAN Jawa Timur. Ketiga pilar itu, diantaranya pilar gerakan pemberdayaan politik, pilar gerakan pemberdayaan pencerahan serta pilar pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Ketiga pilar ini merupakan pondasi dari langkah memperkuat basis pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan seperti arahan ketua umum DPP PAN Hatta Rajasa.

Dalam acara ini pula semua anggota Legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) yang duduk di DPRD Jatim maupun DPRD Kabupaten/kota se Jatim disumpah anti korupsi, kolusi dan nipotisme. Pembacaan sumpah itu disaksikan langsung Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Pembacaan sumpah dipandu oleh wakil Ketua DPW PAN Suli Daim dan Abdul Mukti yang diikuti oleh ratusan anggota DPRD asal PAN yang hadir dalam peringatan HUT PAN ke 13 tersebut. Hal ini merupakan janji politisi agar menjauhi korupsi, kolusi dan nepotisme yang selama ini banyak membelit politisi yang duduk di kursi dewan. Ketua DPW PAN Jatim Sutoyo mengatakan, selain disumpah tidak korupsi, kolusi dan nepotisme, anggota dewan asal PAN juga diminta untuk hanya menyerang pemerintah. Namun, harus bisa memberikan solusi dan konstruktif, sehingga ada perbaikan terhadap apa yang dinilai tidak sesuai.

'Kader PAN harus solutif, Bang Hatta Rajasa selama ini telah memberikan contoh bagaimana berpolitik yang santun dengan tidak menjelek-jelekkan orang lain,” papar Ketua DPW PAN Jawa Timur Suyoto yang juga Bupati Bojonegoro ini. Dalam acara ini DPW PAN Jawa Timur juga memberikan award kepada kader PAN Jawa Timur yang sukses dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. DPW PAN Jawa Timur sendiri, saat ini telah memiliki ribuan kader yang sukses melakukan pemberdayaan di sektor ekonomi. Seperti budidaya samangka unggulan di Lamongan, budidaya kacang panjang dan jagung di Kediri, serta beberapa budidaya lombok di pacitan hingga menjadi petani teladan yang akan dikirim ke Belanda, seta budidaya lain di Jawa Timur. Saat ini PAN Jawa Timur juga memiliki ribuan kader yang telah terlatih dalam hal pengobatan Bekam. (D2)
 

Copyright 2008 All Rights Reserved | PAN KABUPATEN MAGETAN Designed by Bloggers Template | CSS done by Link Building